Tampilkan postingan dengan label music. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label music. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Juli 2012

Joni dan Susi Akhirnya Masup TV!

Jadi begini rasanya melihat idola kalian benar-benar tampil di layar kaca. Apalagi setelah lebih dari setahun mereka raib. Adalah Melancholic Bitch, idola saya baik secara grup maupun secara personal, terutama sosok @darmomenyat a.k.a Pierna Haris (kak iiiiirrr). Mereka adalah band hantu, kadang ada dan tiada. Atau kalau menggunakan istilah saya sendiri, mereka adalah band kapal selam kadang mencuat, tapi seringkali asik membenamkan diri mereka sendiri. Dan bayangkan sampai akhirnya band ini muncul di televisi, tepatnya di acara Radio (Road) Show TV One pada hari Sabtu 14 Juli 2012 kemarin.

Meskipun venue-nya berada di Jogja, tepatnya di Kampus UNY, tapi saya sengaja tidak melihat secara langsung. Saya sedang berada di Jogja, dan tidak sedang sibuk alias selo. Tapi saya ingin merasakan sensasi melihat @simelbi ini tampil di televisi nasional. Tampil membawakan 6 lagu, dan bersanding dengan band yang juga merupakan legenda Jogja, yaitu Death Vomit. Orang-orang harus tahu bahwa Indonesia memiliki band-band semacam ini.

Saya lupa dan tidak mencatat urutan lagu yang dibawakan oleh Melbi malam itu, tapi yang jelas lagu "Akhirnya Masup TV" dimainkan, dan hasilnya luar biasa! Membuat saya terpuaskan secara batiniah. Melihat Ugo bernyanyi dan mendekatkan mukanya ke depan kamera, seperti membayangkan Joni yang berbicara dengan Susi lewat televisi: "Susi, aku masup tv, 15 detik, kerajaanku. Lebih baik, jauh lebih baik daripada seumur hidup tampa lampu. Lihatlah, lihat sgalanya nyata di tv. Lihat betapa nyata cinta kita kini. Lihatlah, susi, aku ada di tv." #EPICmoment

Namun demikian secara pendengaran saya akui kurang puas, audio broadcast malam itu jujur amat sangat payah. Tidak balance, dan terkesan mlempem. Jauh dengan audio broadcast ketika Radio Show di Pasar Festival Jakarta. Sangat disayangkan memang, apalagi ketika dua band yang tampil adalah band legenda Jogjakarta. Tapi secara mata dan secara batiniah sangat puas. Akhirnya Masup TV!


Selasa, 01 Mei 2012

7 tracks for May Day


Yes, it’s a May Day. 1st of May. Merry Labour Day!!
Saya memang tidak bisa dikatakan sebagai seorang pekerja secara formal. Atau jika melihat definisi buruh dari kamus besar Bahasa Indonesia, yaitu orang yg bekerja untuk orang lain dng mendapat upah, saya juga tidak termasuk di dalamnya. Tapi paling tidak saya mempunyai pekerja. Ya, saya memiliki orang yang bekerja untuk saya. Sebagai seorang pemilik usaha apakah saya harus memperingati hari buruh? Jawabannya: IYA, karena menurut saya karena buruh-lah usaha kita masih bisa berjalan. Sehingga saya merasa perlu memberi apresiasi kepada para pahlawan ini.

Saya tidak turun ke jalan, melakukan aksi hari ini. Tapi paling tidak saya mengenang hari ini. Menjadi refleksi melihat para working class hero ini turun ke jalan memperjuangkan kesejahteraan mereka. Dan musik, adalah salah satu cara saya untuk merayakannya.

Berikut ini 7 playlist yang saya perdengarkan hari ini, dan sangat cocok didengarkan di Hari Para Buruh. Dan ketujuh lagu ini adalah hasil karya musisi Indonesia yang sangat reccomended menurut saya.

1. Teknoshit – Buruh
Salah satu anthem dari duo legenda raw-elektronik dari Jogja. Beat yang tegas dengan suara vokal Sigit membuat lagu ini seakan menjadi ajakan sekaligus alert bagi para penguasa.

Buruh, Buruh, Buruh Pabrik Bersatulah!
Clue: New Order + The Ramstein + Homicide + molotov






2. Marjinal – Marsinah
Salah satu band Punk yang terkenal dengan lirik kritisnya. Termasuk juga salah satu band punk Indonesia yang kaosnya dijual dimana-mana, bahkan di Kebun Binatang Gembira Loka sekalipun. Lagu tentang seorang tokoh buruh yang tidak asing lagi, Marsinah.

Oo Marsinah, Kau termarjinalkan. Oo Marsinah, Matimu. Tak sia sia!
Clue: Bad Religion + Munir + mohawk




3. Tika and The Dissidents – Mayday
Salah satu balada terbaik negeri ini. Tika adalah seorang penyanyi yang memiliki karakter suara dan penciptaan lirik yang kuat. Dari judulnya, sudah jelas lagu ini bercerita tentang apa.

Cause it’s May Day, 1st of May. Gonna march the street today. Yes it’s May Day. 1st of May. Merry merry Labour Day!
Clue: Bjork + Widji Thukul + Amy Winehouse




4. DOM 65 – 8 to 8
Salah satu band punk favorit saya. Dari album terakhir mereka yang berjudul “Commited”. Lagu yang bisa menggambarkan kehidupan working class sebenarnya. Bekerja, lalu pulang untuk bersenang-senang. Tanpa lupa kewajiban esok pagi untuk bekerja, dan kembali bersenang-senang. Dan begitu seterusnya.

8 to 5 for working. 5 to 8 for drinking!
Clue: heyna + gitar + anggur merah



5. Homicide -  From Ashes Rise
Salah satu single Homicide yang menggunakan bahasa Inggris. Grup yang sudah menyatakan dirinya bubar ini adalah salah satu legenda musik dengan lirik kritis bahkan cenderung politis. Saking melegendanya mereka, merchandise resmi mereka bahkan dilelang dengan harga gila-gilaan di kaskus. Lagu ini menceritakan dukungan mereka terhadap gerakan-gerakan revolusi kerakyatan di seluruh dunia, untuk bangkit dan bersatu.

Fighting Black Bloc in Genoa, Rise! My brothers battling I.S.A in Malaysia, Rise! Madd media guerillaz, Rise! Food Not Bombs worldwide yo, Rise! Every fighters all over Indonesia, Rise !!!
Clue: DJ + MC + cocktail bomb + spray



6. Zoo – Manekin Bermesin
Sebuah grup rock/math experimental asal Jogja. Mendengarkan mereka seperti mendengarkan perpaduan kejeniusan sekaligus keliaran. Vokal + bass + drum, tapi bisa menghasilkan sound semacam itu, sungguh luar biasa. Manekin bermesin, entah mengapa saya selalu membayangkan kehidupan buruh dan industri sebagai kinerja robot, atau mungkin ini yang ingin disampaikan Zoo.

Mesin, Mesin, Manekin Bermesin
Clue: Einstein + Mozart + Ciu + Kebun Binatang



7. Dubyouth – Love 2 CU Dance
V: Would you... dance with me? | Evey: Now? On the eve of your revolution? | V : A revolution without dancing is a revolution not worth having!
(V  For Vendetta – 2006)
Itu alasan kenapa lagu ini ada di deretan playlist May Day kali ini 

I love to see you dancing moving to the beat, You moving to the beat, moving to the beat. And you gonna fly, fly. Oh high, you can fly. High, oh high, And you touch the sky
Clue: DJ + shaggydog + marijuana + dance floor


Selasa, 22 November 2011

Senyawa - Rully Shabara & Wukir Sriyadi

Senyawa. Satu lagi grup favorit saya yang berasal dari Yogyakarta. Adalah duet dua musisi, Rully Shabara dan Wukir Sriyadi. Rully yang lebih dahulu dikenal sebagai vokalis grup rock/math experimental, Zoo, memang mempunyai karakter vokal yang unik. Ketertarikannya pada lirik-lirik kedaerahan, terbukti dari beberapa unsur bahasa daerah yang digunakannya dalam album Zoo "Trilogi Peradaban", membuatnya kemudian bertemu dengan Wukir Sriyadi. Wukir sendiri, memang sudah mengabdikan dirinya bagi musik eksperimental dengan unsur lokal. Hal ini dibuktikannya dengan menciptakan alat musiknya, yand diberinya nama "bambuwukir". Alat musik ini sekilas nampak seperti sasando, namun dalam penggunaan dan prakteknya sedikit berbeda. 

Keduanya kemudian bertemu, dan memutuskan untuk berkolaborasi jamming, menghasilkan sebuah album fenomenal. Musiknya sangat megah. Dan menurut saya, ini sangat mewakili musik kontemporer-tradisonal Indonesia. Album ini kemudian diberi nama "Senyawa" (yang kemudian disepakati menjadi nama duet mereka berdua). Perpaduan antara suara megah dan unik dari bambuwukir, berpadu dengan suara vokal Rully yang khas, menjadikan duet ini salah satu duet terbaik dari ranah musik kontemporer Indonesia saat ini.

Musik ini yang kemudian membawa mereka malang melintang di berbagai pentas internasional. Terakhir mereka tampil di LASALLE College of the Arts, Singapura. Sebelumnya mereka sukses melakukan Tour di 3 kota di Australia, yang berakhir di sebuah festival bergengsi, "OVERGROUND" dalam rangkaian Melbourne Jazz Festival.

Kali ini sebuah kabar baik kembali berhembus dari negeri kangguru. Senyawa kembali dipilih sebagai salah satu penampil dalam Mona Foma bulan Januari 2012 nanti. Festival bergengsi yang diadakan di negara bagian Tasmania, yang juga menampilkan The Dresden Dolls dan Amiina. Selang 2 bulan kemudian Senyawa dijadwalkan tampil dalam Adelaide Music Festival, kali ini mereka akan tampil berkolaborasi dengan Chiri dan Bae Il Dong. Prestasi yang cukup membanggakan, tampil di dua festival musik berskala internasional.

Setelah lama tidak melihat performance mereka. Sekitar sebulan yang lalu, akhirnya saya bisa melihat penampilan mereka. Mereka tampil dalam rangkaian tur "Kerasukan Suara Bahaya" oleh Malaikat dan Singa, sebuah proyek dari seniman asal Amerika Serikat Arrington de Dionyso di Kedai Kebun Forum, Yogyakarta. Berikut dua video penampilan mereka saat itu. Video pertama adalah ketika mereka membawakan lagu dari album "Senyawa" berjudul "Abu". Sedang video kedua, ketika mereka membawakan sebuah lagu baru berjudul "Pasca". check their music! And you'll know what i'm say about!






YNK #14: Senyawa - Abu from Yes No Klub on Vimeo.
--------------------------------------------------------------------------

for further information:
download album Senyawa via Yes No Wave Music klik di sini

Jumat, 18 November 2011

Melancholic Bitch Feat Frau - Off Her Love Letter (single)

Salah satu band favorit saya, sejak pertama kali melihatnya di tahun 2006. Band yang mendapat banyak apresiasi dan perhatian pasca album Balada Joni dan Susi (2009) yang mereka rilis. Beberapa media pun menyebut mereka, sebagai salah satu band cerdas yang mampu bermain dengan lirik dan musik yang cerdas. Cholil (Efek Rumah Kaca) pun menyebut Melancholic Bitch sebagai ERK dengan tingkat yang lebih advanced.

Tapi jauh, sebelum itu. Album pertama mereka, Anamnesis, sudah dirilis tahun 2004. Melalui beberapa kaset dan keping CD. Album yang kemudian membuat saya jatuh cinta (cieeee) pertama kali-nya pada band ini - sampai kemudian saya dibuat jatuh hati berkali-kali dengan mereka- Hah! Tak terdefinisikan memang aliran grup band ini. Kalau Anda sudah mendengar album BJS, maka musik mereka di album pertamanya ini cukup berbeda. Gelap, dan sangat dalam. Liriknya disajikan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Yang lebih hebat dari album ini, adalah sebagian besar lagunya tentang cinta dan kepedihan. Tapi yakinlah mereka menyajikannya dengan cara berbeda, tanpa harus terdengar cengeng. Mendengarkan album ini membuat Anda terkadang bernyanyi namun terkadang hanya terdiam. Modaro!

Mendengar kabar bahwa album Anamnesis akan dirilis ulang, membuat saya banyak berharap banyak akan album ini. Album ini harus bagus! bagaimanapun caranya melebihi album BJS! haha. Karena jujur, album ini lebih lama bertahan di playlist saya ketimbang album BJS. Ini salah satu single yang mereka rilis untuk album re-Anamnesis. Sebuah single favorit saya (dan banyak orang mungkin) di album Anamnesis. Off her love letter


Liriknya simpel, namun sangat dalam;
wake up, don’t you hide now. sometime this morning someone, takes you on the run. breathe up all you can somehow, sometime this morning someone will take you run. takes you run. 
takes you on the run, you can. 
(somebody someone to feel you, to heal you, somebody someone to kill you, ever and ever)